Model Gorden Kamar Anak

Model Gorden Kamar Anak – Daripada pusing memadukan lebih dari satu motif, di kamar tidur anak, lebih baik pilih satu motif dan aplikasikan berulang-ulang. Apakah membosankan? Tidak. Kamar cantik ini contohnya.

Kamar si putri cilik, biasanya identik dengan warna-warni cerah dan meriah. Sesuai dengan karakter mereka yang ceria. Cerah dan meriah, tidak harus berarti banyak motif dan warna yang diaplikasikan. Terlampau banyak pilihan warna dan motif, bisa-bisa malah membuat kita pusing untuk menatanya.

Model Gorden Kamar Anak

Daripada repot, mengapa kita tidak memilih satu motif, dengan warna beragam, dan mengaplikasikannya di banyak elemen? Cara ini jitu sekali untuk membuat kamar tidur si buah hati lebih ceria. Tanpa membuatnya tampak monoton dan membosankan.

Di kamar ini, kesan feminin — seperti biasa — hadir dari si merah muda sebagai pilihan warna dasar. Warna ini diaplikasikan pada bedding . Kamar tampak semakin manis dengan aplikasi bunga-bunga pada gorden , sarung bantal, dan upholstery pada kursi ottoman. Ketiga elemen dekoratif tersebut, dibuat dari kain yang sama. Perhatikan pengulangan motifnya. Sama sekali tidak ada kesan membosankan, kan?

Pengulangan seringkali dianggap sebagai biang keladi timbulnya kebosanan pada penataan ruang. Padahal kalau pintar memanfaatkan, konsep mengulang atau repetisi, bisa jadi penegasan karakter, seperti halnya di kamar ini.

Motif bunga yang berulang diaplikasikan, selain membuat cantik, juga menegaskan karakter feminin pada kamar. Menunjukkan bahwa penghuni kamar adalah seorang anak perempuan yang ceria dan manis.

Trik untuk mengaplikasikan pengulangan motif, adalah memberi jeda. Di kamar tidur ini, pengulangan motif diaplikasikan pada pernak-pernik yang tidak menjadi pusat perhatian. Sedangkan elemen yang lebih besar atau lebar ukurannya, yang kerap jadi perhatian utama, seperti tempat tidur, diberi warna polos. Selain lebih aman, aplikasi warna polos sekaligus menjadi jeda antara motif di gorden dengan motif di perabot lainnya. Dengan demikian, pengulangan motif tidak terlihat terlalu monoton.

Sumber: idea Online

Tulisan Terkait Lainnyaclose